17/09/12

11 Prediksi masa depan dunia

Jakarta - Kira-kira seperti apa dunia travel beberapa puluh tahun mendatang? Seiring berkembangnya teknologi, mungkin saja Anda akan naik mobil terbang atau wisata ke luar angkasa. Ayo bersiap untuk 11 prediksi di dunia travel!

Banyak orang berimajinasi dan menciptakan teknologi lewat film-film fiksi ilmiah. Beberapa teknologi yang dibuat pun berkaitan dengan dunia travel masa depan. Bukannya tak mungkin lho, suatu hari nanti istilah "keliling dunia" akan diganti dengan "keliling jagat raya!"

Dari situs CNNGo, Jumat (7/9/2012), berikut 11 prediksi dunia travel di masa depan. Beberapa di antaranya bahkan sudah bisa Anda lakukan!

1. Wisata luar angkasa
img

Siapa turis pertama yang wisata ke luar angkasa? Namanya Dennis Tito, seorang pengusaha yang membayar US$ 20 juta untuk ikut misi Rusia di International Space Station pada tahun 2001. Semenjak itu, potensi wisata luar angkasa perlahan terlihat.

XCOR Aerospace, Space Adventures, dan yang paling terkenal yaitu Virgin Galactic milik Richard Branson adalah beberapa perusahaan yang akan menyuguhkan wisata luar angkasa. Saat ini, mereka sudah menerima reservasi untuk penerbangan sub-orbital yang -kalau lancar- akan dilakukan mulai tahun depan.

Butuh uang US$ 200.000 (Rp 1,9 miliar) untuk 1 tempat duduk di Virgin Galactic. Tapi jangan salah, peminatnya cukup banyak lho. Sejauh ini ada 500 orang dari seluruh dunia yang mengantre untuk ke luar angkasa!

2. Paspor modern
img
Di masa depan, mungkin kalimat "Boleh saya lihat paspor Anda?" yang ditanyakan petugas bandara tak akan Anda dengar lagi. Paspor yang Anda miliki saat ini, dengan chip elektronik dan penyimpanan data biometrik, akan menjadi "kuno" di kemudian hari.

Nantinya, seluruh traveler di dunia akan menggunakan ID khusus yang menggantikan fungsi paspor. Tinggal gesek ke mesin khusus, dan semua data Anda tercatat di situ. Konsep paspor modern ini sudah dipraktekkan di beberapa negara seperti AS, Inggris, Singapura, juga Hong Kong. Di Indonesia, konsep paspor modern ini disebut e-Passport alias paspor elektronik, dan akan dipakai secara umum pada 2015 mendatang.

3. Mobil terbang
img
Di masa depan, mungkin terminologi "road trips" akan berubah menjadi "air trips". Perusahaan berbasis Amerika yakni Terrafugia menciptakan produk mobil terbang yang dinamakan Transition. Bentuknya agak unik karena gabungan dari mobil dan pesawat!

Mobil terbang ini dijual seharga US$ 279.000 (Rp 2,6 miliar) per unit. Dalam situs Terrafugia ditulis, "Pembeli pertama Transition Roadable Aircraft diperkirakan daftar pada akhir 2012."

Kira-kira untuk mengemudikan Transition ini, pakai SIM mobil atau lisensi pilot ya?

4. Hotel luar angkasa
img
Kalau mau wisata ke luar angkasa, tentunya butuh hotel untuk menginap kan?

Benar sekali! Perusahaan asal Rusia yaitu Orbital Technologies akan membuat hotel luar angkasa alias Commercial Space Station. Hal ini dinilai mungkin mengingat adanya International Space Station yang sudah lebih dulu jadi "rumah" di luar angkasa.

Rencananya, Commercial Space Station akan diluncurkan pada 2016 mendatang. Hotel ini bisa mengakomodir maksimal 7 orang dalam 1 waktu!

5. Pesawat tanpa pilot
img
Kereta tanpa masinis, mungkin sudah pernah Anda dengar sebelumnya. Kereta seperti ini memang sudah ada di beberapa negara, salah satunya Jepang. Tapi, bagaimana dengan pesawat tanpa pilot?

Para peneliti dari Australia mengemukakan, kalau ada 1 saja transportasi umum tanpa pengendara (supir/ masinis), fenomena ini akan berpengaruh terhadap alat transportasi yang lainnya. Mereka memprediksikan pesawat tanpa pilot bisa ditemukan 50 tahun mendatang!

6. Online Duty Free Shop
img
Katakan 'selamat tinggal' pada agenda belanja di bandara. Perusahaan penelitian CAP Strategic Research memprediksikan, dalam beberapa tahun lagi tak akan lagi agenda belanja di bandara.

Seluruh Duty Free Shops akan bisa diakses lewat internet. Penumpang tinggal memilih barang yang mereka suka, membelinya secara online, lalu barang tersebut diantar sampai destinasi mereka. Seperti dapat hadiah saat Anda tiba di tujuan!

7. Elevator menuju luar angkasa

Setelah penerbangan dan hotel, akan ada pula elevator menuju luar angkasa. Sebuah perusahaan Jepang, Obayashi Corporation, berencana membuat elevator sepanjang 36.000 km menembus atmosfer bumi!

Rencananya, elevator ini bisa menampung 30 orang sekaligus. Para penumpang (masa depan) akan dibawa dengan kecepatan 200 kilometer per jam dan berhenti di ketinggian tertentu untuk melihat panorama luar angkasa. Elevator ini rencananya akan dibuat pada 2050 mendatang.

8. Pesawat berbahan bakar minyak goreng
img
Saat traveling menggunakan pesawat terbang, emisi karbon menjadi hal yang paling mencemari lingkungan. Tak heran beberapa industri penerbangan menjadikan produk mereka "go green", dengan menambahkan minyak goreng ke dalam tangki bensin mereka.

Hal ini sudah dilakukan oleh beberapa maskapai seperti Etihad, Lufthansa, dan KLM. Ketiga maskapai ini menggabungkan bahan bakar mesin jet dengan apa yang disebut dengan "biofuel".

9. Pesawat beratap transparan
img
Dunia aviasi sempat gempar karena gambar desain Airbus untuk pesawat tahun 2050. Desain ini termasuk bagian atap pesawat yang dibuat transparan, sehingga penumpang di dek atas bisa melihat langsung langit yang terbentang di depan mereka.

Selain visualisasi rangka pesawat, terdapat juga aneka permainan hologram yang nanti akan ditambahkan pada Airbus masa depan itu. Hmm.. Mungkin tidak ya?

10. Kereta sebagai transportasi utama di masa depan
img
Saat ini, pesawat terbang adalah alat transportasi favorit termasuk untuk traveling. Tapi, bukan hal yang mustahil kalau transportasi klasik yakni kereta akan menjadi pesaing kuat pesawat terbang.

Maglev (Magnetic Levitation) adalah kereta masa depan yang melaju dengan kecepatan 580 km/jam. Selain di negara-negara Eropa, Maglev juga ada di beberapa kota Asia seperti Kota Shanghai (China) dan Yamanashi (Jepang).

11. Penerbangan khusus orang dewasa

Baru-baru ini Malaysia Airlines menetapkan larangan kepada anak-anak di bawah 12 tahun untuk masuk ke dek atas pesawat A380. Hal ini berdasar pada keluhan penumpang tentang ributnya anak-anak kecil yang menangis dalam pesawat.

Nah, bisa jadi maskapai-maskapai di dunia juga akan menerapkan peraturan seperti ini di masa depan. Mungkin, nanti akan ada beberapa maskapai yang khusus orang dewasa saja.

 Sumber : Detik.com

Tidak ada komentar: